BEDA ANTARA TERTEKAN, SANTAI, DAN PRODUKTIF DI SEKOLAH
Tidak Ada Komentar

Ada beberapa orangtua yang menganggap SEKOLAHNYA MANUSIA itu sekolah SANTAI? Siswanya hanya bermain dan tidak mempelajari apapun. Jika SANTAI yang dimaksud artinya adalah berleha-leha, bermain yang tidak terarah, maka anggapan di atas salah besar. SEKOLAHNYA MANUSIA mempunyai program pembelajaran yang produktif. Bahasa lainnya adalah SEKOLAHNYA MANUSIA itu adalah SEKOLAH PRODUKTIF, maksudnya adalah setiap siswa harus BERKARYA, menghasilkan sesuatu. Setiap siswa dilatih untuk MEMAHAMI ilmu. Semua proses produktif itu dilakukan dengan semangat dan motivasi yang tinggi. Mereka bahagia melakukan itu semua. Tidak ada perasaan tertekan. Sebab target mereka adalah mereka BAHAGIA dalam berkarya. Pada titik inilah masalahnya. Kala anak-anak kita belajar dengan menyenangkan sesuai gaya belajarnya, maka pandangan kita sebagai orangtua mereka TERLALU SANTAI. Banyak orangtua masih beranggapan belajar itu adalah duduk rapi dan tenang di bangku, dan konsentrasi mendengarkan guru mengajar. Padahal anak kita belajar jika anak kita yang aktif, bukan gurunya. Pandangan yang keliru ini muncul sebab sekolah hanya menetapkan target-target kognitif yang berat. Inilah yang membuat anak kita tertekan di sekolah.

SMA SCHOOL OF HUMAN (SOH) CIBUBUR menerapkan total konsep SEKOLAHNYA MANUSIA. Target pembelajaran di sekolah ini adalah SISWA BAHAGIA. Tak dipungkiri kondisi siswa bermacam-macam, namun percayalah rasa BAHAGIA itu cenderung sama bagi semua orang. Nah, tantangannya bagaimana setiap keunikan siswa dihargai sampai mereka berhasil merasakan BAHAGIA di sekolah. Memang mudah untuk ditulis atau diucapkan, namun sulit untuk dijalankan. Namun, saya merasa lebih mudah menjalankan sebuah konsep yang sudah ‘KETEMU BENTUK’ daripada yang coba-coba atau mencari bentuk. Rahasia sebenarnya ada pada diri setiap siswa. Ketika siswa yakin BAHWA DIRINYA MAMPU, maka setiap tantangan akan mudah dilewati. Besyukur sekali, saya mendapat kesempatan mengisi masa orientasi di SMA SOH. Dan seorang siswa SMA SOH CIBUBUR bernama M. Ilham Akbar menuliskan testimoni perasaannya di SEKOLANYA MANUSIA:

“Yang saya dapat dari kegiatan ini adalah menjadi mengerti bagaimana cara memandang semua orang itu harus dipandang kelebihannya, jangan kekurangannya. Karena semua orang pasti memiliki kekurangan. Maka dari itu janganlah pesimis terhadap kekuranganmu tapi optimislah pada kelebihanmu karena setiap kelebihan itu pasti adalah anugerah yang tak terhingga. Jangan pernah memberi masukan yang tidak mendukung orang lain karena masukan yang salah bisa menjerumuskan ke jalan yang salah.”

Semoga cita-citamu tercapai dan bahagia dunia dan akhirat, anakku …

sekolah bahagia

6 Agustus 2015
www.munifchatib.com
www.smasoh.com

Koleksi buku Munif Chatib hubungi Yanti 0812 4997 7899

Tinggalkan Komentar

Verification *

Form Konsultasi

Jika Anda ingin berkonsultasi dengan saya silahkan tinggalkan pesan dan secepatnya anda akan mendapat solusi dari saya, Terima kasih.