Puisi untuk Bunda
1 Komentar

BUNDA … TAK MAMPU MEMBALAS

By Munif Chatib

Menyertaimu di sempitnya waktu

Seperti kembali ke masa lampau

Selalu hujani peluk cium tanpa henti

Terus baluri badan agar tak sakit lagi

Bunda … tak mampu membalas

Setiap detik yang kau guyurkan

Bahagianya bisa menemanimu sampai hari ini

Bahagianya masih bisa bercanda denganmu sampai detik ini

Lalu … badai jarak hinggap

Pekerjaan yang meremukkan tulang belulang

Waktu yang habis terserap kesibukan

Bunda … tenang saja

Akan aku kalahkan mereka

Agar selalu di sisimu

Bersama buat siklus hidup yang indah

Bunda … doamu terus untuk anakmu

Jangan berhenti

Dan maafkan aku … belum mampu membalas

Jakarta, 26 Juni 2012

1 Komentar

  1. wardah says:

    renungan utk sy sbg anak…… lakukan yg terbaik utk bunda … :)

Tinggalkan Komentar


1 + = 3

Form Konsultasi

Jika Anda ingin berkonsultasi dengan saya silahkan tinggalkan pesan dan secepatnya anda akan mendapat solusi dari saya, Terima kasih.

Nama*

Email*

Verification*
captcha

Your Message