BUNDA … TAK MAMPU MEMBALAS
By Munif Chatib
Menyertaimu di sempitnya waktu
Seperti kembali ke masa lampau
Selalu hujani peluk cium tanpa henti
Terus baluri badan agar tak sakit lagi
Bunda … tak mampu membalas
Setiap detik yang kau guyurkan
Bahagianya bisa menemanimu sampai hari ini
Bahagianya masih bisa bercanda denganmu sampai detik ini
Lalu … badai jarak hinggap
Pekerjaan yang meremukkan tulang belulang
Waktu yang habis terserap kesibukan
Bunda … tenang saja
Akan aku kalahkan mereka
Agar selalu di sisimu
Bersama buat siklus hidup yang indah
Bunda … doamu terus untuk anakmu
Jangan berhenti
Dan maafkan aku … belum mampu membalas
Jakarta, 26 Juni 2012




Add to Google
renungan utk sy sbg anak…… lakukan yg terbaik utk bunda …