FORGOT YOUR DETAILS?

CREATE ACCOUNT

© 2015 Munif Chatib.

Munif Chatib

Konsultan, Praktisi pendidikan dan penulis buku pendidikan populer.

Munif Chatib, lahir tanggal 5 Juli di Surabaya adalah penulis buku best-seller Sekolahnya Manusia, diterbitkan dan di-launching pertama kali di MP Book Point Jakarta pada 2 Mei 2009, bertepatan dengan hari Pendidikan Nasional. Pada tahun ini juga Munif chatib bertemu dan melakukan seminar bersama gurunya yaitu Bobbi de Porter, penulis buku dahsyat Quantum Learning dan Quantum Teaching di Hall kantor Kementerian Pendidikan.  Hampir seribu guru hadir di ruangan itu. Pengalaman yang mengesankan saat itu, ketika penulis ini membubuhkan tanda tangan bersama Bobbi pada hampir 750 bukunya. Akhirnya Bobbi DePorter juga bersedia memberikan endorsement pada buku selanjutnya yang berjudul Gurunya Manusia.

Saat ini Munif Chatib menjabat sebagai CEO NEXT EDU INDONESIA, sebuah Lembaga konsultan dan pelatihan guru di seluruh Indonesia dan luar negeri, juga mengadakan perjalanan study tour ke beberapa negara seperti Jepang, Finlandia, Rusia, Jerman, Perancis, dan Malaysia. Konsep sekolahnya manusia awalnya diterapkan pada tahun 2000 dengan berdirinya sebuah TK BUNGA BANGSA SIDOARJO, sekolah inklusi yang menerima anak berkebutuhan khusus dengan pendekatan kurikulum Islamic Quantum Learning. Saat ini TK BUNGA BANGSA SIDOARJO sudah menjadi TK percontohan dan banyak dikunjungi oleh pemerhati dan penyelenggara pendidikan dari berbagai kota di Indonesia sampai dari luar negeri. Tahun 2012, penulis mendirikan SD Plus Mutiara Ilmu Pandaan JawaTimur dengan konsep sekolahnya manusia. Sekanjutnya tahun 2015 mendirikan sekolah model di Cibubur Bekasi yang bernama SMP – SMA School Of Human, sekolah inklusi dan laboratorium penerapan konsep sekolahnya manusia secara nyata. Tantangan muncul kembali 2016 untuk membenahi sekolah boarding khusus laki-laki bernama SMPIT-SMAIT INSAN MANDIRI CIBUBUR. Sekolah ini sekarang cukup diminati banyak masyarakat dengan pendekatan kurikulumnya Project Based Qurán. Dan tahun 2017 bergabung menjadi dosen pengajar di Univeritas Nahdlatul Ulama Surabaya di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.

Selain sekolah-sekolah dari berbagai jenjang yang dibangun dan di kelola, penulis juga memberikan pelayanan konsultasi Pendidikan kepada sekolah-sekolah yang membutuhkan. Sampai tahun 2018, sudah ratusan sekolah yang berhasil menyelenggarakan pendampingan. Puncaknya adalah tahun 2012 sampai 2016, mendampingi 400 lebih sekolah dasar negeri seluruh kota Surabaya. “Penglaman adalah guru terbaik, dan tidak ada sekolah yang tidak punya masalah. Namun kita harus percaya semua masalah pasti ada solusinya,”ujar Munif Chatib.

Pada tahun 2010 – 2016, Muif Chatib membantu Anies Baswedan Ph.D. dalam program Indonesia Mengajar. Memberikan pelatihan kepada para Pengajar Muda yang diterjunkan untuk mengajar siswa sekolah dasar di Indonesia bagian luar dan daerah terpencil. Akhirnya membawanya ikut terjun melatih guru-guru Indonesia di daerah yang menjadi daerah tujuan Indonesia Mengajar. Mulai dari Fak-fak, Kepulauan Sangihe, Bengkalis, Paser dan daerah lainnya.

Munif Chatib lewat NEXT EDU INDONESIA akhirnya menyelenggarakan kuliah dengan program percepatan selama 6 bulan untuk penyelenggara sekolah, direktur, kepala sekolah dan guru. Kuliah tersebut bernama Guardian Angel (malaikat penyelamat) dan lulus mendapatkan gelar S2 setengah. Ketika ditanya, apa maksud setengah? “Setengah gila,”jawab Munif Chatib singkat. Kuliah Guardian Angel (GA) ini dimulai tahun 2010, dan sampai 2018 sudah terselenggara sampai 30 angkatan, yang tersebar di berbagai kota, Surabaya, Jakarta, Medan, Makassar, Samarinda, dan Banjarmasin.

Munif Chatib terus tak lelah menyebarkan dan mengembangkan Multiple Intelligence Research (MIR) sebagai alat riset kecerdasan yang sangat dibutuhkan oleh setiap sekolah untuk mengetahui kondisi terbaik siswanya.  MIR adalah dasar dari konsep Sekolahnya Manusia, sebagai konsep Pendidikan yang humanis. Sekolah yang memandang semua siswanya adalah bintang. Dan menjadikan semua gurunya asset terpenting dalam sebuah sekolah, menjadi Gurunya Manusia.

TOP